Manfaat Susu Keledai

Diposting pada

5 Manfaat Susu Keledai

Manfaat Susu Keledai

Manfaat Susu Keledai – Susu keledai memang belum familier di telinga masyarakat kita, tapi kandungan nutrisinya diketahui mirip dengan Air Susu Ibu (ASI). Tak heran, sebuah perusahaan Swiss, Eurolactis baru-baru ini meluncurkan produk susu keledai di Eropa, Amerika Serikat, Asia, dan Australia.

Baca Juga : 10 Manfaat Biji Alpukat Yang Wajib Anda Ketahui

Manfaat Susu Keledai – Ahli gizi dan ahli diet, juga master dalam ilmu pengetahuan gizi dan kesehatan di New York, Amerika Serikat, Cynthia Sass berhasil mengungkap 6 fakta menarik tentang susu keledai, seperti dikutip dari Health, Selasa (12/7/2016).

Disebut sebagai rahasia kecantikan Kleopatra, menurut sebuh penelitian susu keledai ternyata juga bisa merampingkan tubuh. Dengan omega 3 dan kalsium yang tinggi, susu keledai juga baik untuk jantung dan menjaga energi tubuh dalam beraktivitas sehari-hari. Penelitian itu juga menyebutkan susu kaya protein itu juga alternatif yang baik dari susu sapi bagi yang memiliki alergi, sehingga bisa diduga susu keledai akan segera menjadi populer dalam dunia kesehatan.

Baca Juga : 10 Manfaat Biji Alpukat Yang Wajib Anda Ketahui

Dalam studi terakhir, para ilmuwan Italia memberikan tikus percobaan susu sapi dan keledai. Hasilnya, tikus yang diberi susu sapi menjadi lebih berat daripada yang lain, sementara tikus yang diberikan susu keledai justru berkurang berat badannya.
Susus keledai itu juga menurunkan kadar lemak dalam darah dan lemak-lemak lainnya yang dapat merukan arteri dan jantung. Dan mitokondria, penyalur energi bagi sel tubuh, menjadi sangat terisi, sehingga mengubah makanan menjadi energi dengan sangat cepat.

Kesimpulannya, ini berarti konsumsi susu keledai harus lebih didukung, ujar para peneliti pada Kongres Internasional dalam masalah Obesitas di Istanbul. Namun bagi yang ingin segera mencoba susu keledai haruslah bersabar. Meskipun populer di jaman Victoria, susu keledai masih belum banyak dijual, khususnya di Inggris, menurut Perkumpulan Pemeliharaan Keledai.

Catatan_sejarah

Pada tahun 460 SM, Hippocrates, bapak pengobatan, merekomendasikan susu keledai untuk semua penyakit mulai dari gigitan ular hingga mimisan.

Poppaea Sabina, isteri kedua Kaisar Nero, dikatakan rajin mencuci wajahnya dengan susu kedelai tujuh kali sehari dan meminta kumpulan keledai menemaninya dalam setiap perjalanan.
Seekor keledai memproduksi kurang dari setengah liter susu sehari. Seekor sapi bisa memproduksi lebih dari sepuluh kali lipatnya. Mungkin itulah sebabnya, menurut legenda, butuh setidaknya 700 keledai untuk menghasilkan susu sebagai air mandi Kleopatra setiap hari. 

1. Kandungan nutrisi berbeda dari susu sapi

Dibandingkan dengan jenis lain dari susu hewan, susu keledai sebenarnya paling dekat dengan ASI, berdasarkan tingkat pH dan kandungan gizinya. Susu keledai mengandung lemak yang lebih rendah dari susu sapi. Selain itu asam lemak omega-3 yang tinggi bermanfaat sebagai antiinflamasi. Bahan alami dalam susu keledai telah terbukti untuk meningkatkan kekebalan tubuh yang mungkin berguna bagi orang-orang dengan kondisi seperti asma, eksim, atau psoriasis.

2. Bermanfaat sebagai Vasodilator

Arsip penelitian dari National Library of Medicine yang diterbitkan tahun ini dalam Jurnal Current Pharmaceutical Desain menyimpulkan susu keledai dapat membantu mencegah pengerasan arteri, berkat kemampuannya untuk melebarkan pembuluh darah (vasodilator).

Studi lain, dari Journal of Food Science, susu keledai dianggap sebagai “pharmafood” untuk sifat gizi, nutraceutical, dan fungsional. Setelah pengujian produk, para peneliti menyimpulkan meskipun susu keledai mengandung jumlah laktosa yang tinggi, namun ketika difermentasi menjadi yoghurt bisa menjadi pilihan yang layak bagi orang-orang alergi laktosa atau intoleransi susu sapi. Baca Juga : 10 Manfaat Biji Alpukat Yang Wajib Anda Ketahui

3. Banyak disukai karena tidak berbau

Sementara bagi sebagian orang tampak aneh, tapi faktanya orang-orang di seluruh dunia sudah mengambil keuntungan dan manfaat dari susu ini. Misalnya, pada tahun 2011 BBC, dilaporkan, lebih dari 50 persen susu keledai diproduksi di sebuah peternakan di luar Bologna, Italia, dijual ke unit pediatrik, khusus bagi anak-anak yang tidak bisa mengonsumsi susu sapi. Belum lagi, kemungkinan rasanya lebih baik daripada kedengarannya. Banyak orang mengatakan itu tidak berbau dan tekstur menyerupai susu sapi rendah lemak ini.

4. Tren kecantikan

Beberapa produk perawatan kulit telah menggunakan susu keledai sebagai bahan utama, karena dipercaya dapat memberikan mengobati penyakit kulit seperti eksim, serta penyakit kulit lainnya akibat kulit sensitif. Kebanyakan produk kecantikan dari susu keledai berupa sabun susu. Bahkan konon, Cleopatra mandi dalam susu keledai untuk menjaga kulitnya agar tampak muda.

5. Produk yang mahal

Keledai tidak sama seperti sapi, yang dapat menghasilkan susu berliter-liter sekali peras. Kabarnya untuk menghasilkan satu galon susu, dibutuhkan 15 keledai. Itulah salah satu alasan utama keju yang dibuat dari susu keledai (disebut Pule) harganya sangat mahal, 1.000 dolar per pon. Selain itu peternakan susu keledai juga lebih kecil. Jadi pasokan susu keledai masih sangat terbatasnya.

Baca juga artikel dibawah ini: